MAKALAH KEPEMIMPINAN


  
                                                                                          


NAMA       : CATUR PUJI LESTARI
KELAS      : 3C
NIM           : 3011030099

AMIKOM CIPTA DHARMA SURAKARTA
2011




MAKALAH KEPEMIMPINAN

BAB I
PENDAHULUAN
I.1 LATAR BELAKANG
Manusia adalah makhluk social yang tidak dapat hidup sendiri. Dalam hidup, manusia selalau berinteraksi dengan sesama serta dengan lingkungan. Hidup dalam kelompok tentulah tidak mudah. Untuk menciptakan kondisi kehidupan yang harmonis anggota kelompok haruslah saling menghormati & menghargai. Keteraturan hidup perlu selalu dijaga. Hidup yang teratur adalah impian setiap insan. Menciptakan & menjaga kehidupan yang harmonis adalah tugas manusia.Dengan berjiwa pemimpin manusia akan dapat mengelola diri, kelompok & lingkungan dengan baik. Khususnya dalam penanggulangan masalah yang relatif pelik & sulit. Disinilah dituntut kearifan seorang pemimpin dalam mengambil keputusan agar masalah dapat terselesaikan dengan baik.
I.2 RUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang masalah yang penulis uraikan, banyak permasalahan yang penulis dapatkan. Permasalahan tsb antara lain :
J  Bagaimana hakikat menjadi seorang pemimpin?
J  Adakah teori – teori untuk menjadi pemimpin yang baik?
J  Apa & bagaimana menjadi pemimpin yang melayani?
J  Apa & bagaimana menjadi pemimpin sejati?
J  Bagaimana hubungan kearifan lokal dengan kepemimpinan?


BAB II
PEMBAHASAN

II.1 HAKIKAT KEPEMIMPINAN

Dalam kehidupan sehari-hari, kita membutuhkan adanya seorang pemimpin. Baik itu di dalam kehidupan rumah tangga, pekerjaan, komunitas ataupun di masyarakat.
Karena itu, para pemimpin dan orang-orang yang dipimpin harus memahami
hakikat kepemimpinan dalam pandangan yang mendalam sbb :

1. Tangung Jawab, Bukan Keistimewaan.
Ketika seseorang diangkat atau ditunjuk untuk menjadi seorang pemimpini, maka ia sebenarnya mengemban tanggung jawab yang sangat besar dan sebagai seorang pemimpin yang harus mampu mempertanggung jawabkannya,.Bukan hanya dihadapan manusia tapi juga dihadapan Tuhan. Oleh karena itu, jabatan dalam semua level atau tingkatan bukanlah suatu keistimewaan sehingga seorang pemimpin atau pejabat tidak boleh merasa menjadi manusia yang istimewa sehingga ia merasa harus diistimewakan dan ia sangat marah bila orang lain tidak mengistimewakan dirinya.

2. Pengorbanan, Bukan Fasilitas
Menjadi pemimpin atau bukanlah untuk menikmati kemewahan atau kesenangan hidup dan atau untuk menjadi suatu kebanggaan, tapi justru ia harus mau berkorban dan menunjukkan pengorbanan, apalagi ketika yang dipimpinnya berada dalam kondisi sulit dan sangat sulit.


3. Kerja Keras, Bukan Santai.
Para pemimpin mendapat tanggung jawab yang besar untuk menghadapi dan mengatasi berbagai persoalan muncul Untuk itu, para pemimpin dituntut bekerja keras dengan penuh kesungguhan dan optimisme.

4. Melayani, Bukan Sewenang-Wenang.
Pemimpin adalah pelayan bagi orang yang dipimpinnya, karena itu menjadi pemimpin mendapatkan kewenangan yang besar untuk
bisa melayani masyarakat dengan pelayanan yang lebih baik dari pemimpin sebelumnya.
Oleh karena itu, setiap pemimpin harus memiliki visi dan misi pelayanan terhadap orang-orang yang dipimpinnya dan hal ini berarti tidak ada keinginan sedikitpun untuk membohongi orang-orang yang dipimpinnya Bila pemimpin seperti ini terdapat dalam kehidupan kita, maka ini adalah pengkhianatan yang paling besar.

5. Keteladanan dan Kepeloporan, Bukan Pengekor.
Dalam segala bentuk kebaikan, seorang pemimpin seharusnya menjadi teladan dan pelopor, bukan malah menjadi pengekor yang tidak memiliki sikap terhadap nilai-nilai kebenaran dan kebaikan. Ketika seorang pemimpin menyerukan kejujuran kepada orang-orang yang dipimpinnya, maka ia telah menunjukkan kejujuran itu.

II.2 TEORI KEPEMIMPINAN
A.    Teori Timbulnya Kepemimpinan
1. Teori Keturunan (Heriditary Theory)
2. Teori Kejiwaan (Psychological Theory)
3. Teori Lingkungan (Ecological Theory)

Masing – masing teori dapat dikemukakan secara singkat :
1. Teori Keturunan
a. Leaders are born not made.
b. Seorang pemimpin menjadi pemimpin karena bakat – bakat yang dimiliki sejak dalam kandungan.
c. Seorang pemimpin lahir karena memamng ditakdirkan. Dalam situasi apapun tetap muncul menjadi pemimpin karena bakat-bakatnya.

2. Teori Kejiwaan.
a. Leaders are made and not born.
b. Merupakan kebalikan atau lawan dari teori keturunan.
c. Setiap orang bias menjadi pemimpin melalui proses pendidikan dan pengalaman yang cukup.

3. Teori Ekologis
a. Timbul sebagai reaksi terhadap teori genetis dan teori social.
b. Seseorang hanya akan berhasil menjadi seorang pemimpin, apabila pada waktu ahir telah memiliki bakat, dan bakat tersebut kemudian dikembangkan melalui proses pendidikan yang teratur dan pengalaman.
c. Teori ini memanfaatkan segi-segi positif teori genetis dan teori social.
d. Teori yang mendekati kebenaran.

B. Teori Kepemimpinan Berdasarkan Sifat
Di tinjau dari segi sejarah, pemimpin atau kepemimpinan lahir sejak nenek moyang, sejak terjadinya hubungan kerjasama atau usaha bersama antara manusia yang satu dengan dengan manusia yang lain untuk menggapai tujuan bersama yang telah ditetapkan. Jadi kepemimpinan lahir bersama – sama timbulnya peradaban manusia.

• Machiavelli
Ia terkenal tentang nasehatnya mengenai kebijaksanaan yang harus dimiliki oleh seorang Perdana Mentri, yaitu antara lain harus mempunyai keahlian dalam :
a. Upacara – upacara ritual, kebaktian keagamaan
b. Peratuaran dan perundang – undangan
c. Pemindahan dan pengangkutan
d. Pemberian honorium/pembayaran dan kepangkatan
e. Upacara – upacara dan adat kebiasaan.
f. Pemindahan pegawai untuk menhindarkan kegagalan
g. Bertani dan pekerjaan lainnya.

• Ajaran Hasta Brata.
Hasta Bhrata (delapan pedoman pilihan) yang terdapat dalam kitab Ramayana berisi sifat - sifat positif sebagai pedoman bagi setiap pemimpin adalah :
a. Sifat matahari (surya) Yaitu:
- Menerangi dunia dan memberi kehidupan pada semua mahluk.
- Menjadi penerang selurah rakyat.
- Jujur dan rajin bekerja sehingga negara aman dan sentosa.
b. Sifat bulan (candra) yaitu:
- Memberi penerangan terhadap rakyat yang sedang dalam kegelapan (kesulitan)
- Menerangkan perasaan dan melindungi rakyat sehingga terasa tentram untuk menjalankan tugas masing- masing.
c. Sifat Bintang (kartika) yaitu:
- Menjadi pusat pandangan sumber susila dan budaya, dan menjadi suri tauladan
d. Sifat Awan yaitu :
- Dapat menciptakan kewibawaan
- Tindakan mendorong agar rakyat tetap taat.
e. Sifat Bumi yaitu:
- Ucapanya sederhana.
- Teguh, dan kokoh pendiriannya.
f. Sifat Samudera,yaitu:
- mempunyai pandangan yang luas
- membuat rakyat seia sekata.
g. Sifat Api (Agni) yaitu:
- Menghukum siapa saja yang bersalah tanpa pandang bulu.
h. Sifat Angin (Bayu) yaitu :
- terbuka dan tidak ragu – ragu terhadap semua masalah.
- Bersikap adil terhadap siapa pun.

C. Teori Kepemimpinan Berdasarkan Tingkah Laku
Dengan memusatkan pada ciri-ciri dan gaya yang dimiliki oleh setiap pemimpin yang bersangkutan, mereka yakin akan berhasil dalam melaksanakan tugas kepemimpinannya. Sehingga gaya dan ciri-ciri tersebut akan menimbulkan berbagai tipe.
Ada beberapa tipe kepemimpinan.
1. Tipe Otoriter
Tipe ini mempunyai sifat-sifat:
a. Semua kebijaksanaan ditentukan oleh pemimpin
b. Organisasi dianggap milik pribadi pemimpin
c. Segala tugas dan pelaksanaannya ditentukan oleh pemimpin .
d. Kurang ada partisipasi dari bawahan .
e. Tidak menerima kritik, saran dan pendapat bawahan .

2. Tipe Demokratis
a. Semua kebijaksanaan dan keputusan dilakukan sebagai hasil diskusi dan musyawarah .
b. Kebijaksanaan yang akan dating ditentukan melalui musyawarah dan diskusi.
c. Anggota kelompok, bebas bekerjasama dengan anggota yang lain, dan berbagai tugas diserahkan kepada kelompok .
d. Kritik dan pujian bersifat objektif dan berdasarkan fakta-fakta .
e. Pemimpin ikut berpartisipasi dalam kegiatan sebagai anggota biasa .
f. Mengutamakan kerjasama .

3. Tipe Semuanya
a. Kebebasan diberikan sepenuhnya kepada kelompok atau perseorangan di dalam pengambilan kebijaksanaan maupun keputusan .
b. Pemimpin tidak terlibat dalam musyawarah kerja .
c. Kerjasama antara anggota tanpa campur tangan pemimpin .
d. Tidak ada kritik, pujian atau usaha mengatur kegiatan pemimpin .
Di samping ketiga gaya kepemimpinan diatas Sondang P.Siagian, MPA.,Ph.D. mengemukakan tipe pemimpin yang lain, ialah:

4. Tipe Militeristis
a. Lebih sering mempergunakan perintah terhadap bawahan .
b. Perintah terhadap bawahan sangat tergantung pada pangkat dan jabatan .
c. Menyenangi hal-hal yang bersifat formal .
d. Sukar menerima kritik .
e. Menggemari berbagai upacara .

5. Tipe Paternalistik
a. Bersikap melindungi bawahan .
b. Bawahan dianggap manusia yang belum dewasa .
c. Jarang ada kesempatan pada bawahan untuk mengambil inisiatif .
d. Bersikap maha tahu .

6. Tipe Karismatis
a. Mempunyai daya tarik yang besar, oleh karenanya mempunyai pengikut yang besar .
b. Daya tarik yang besar tersebut kemungkinan disebabkan adanya kekuatan gaib (supernature) .


II.3 BAGAIMANA MENJADI PEMIMPIN YANG MELAYANI
Jika kita bisa menjadi pemimpin rakyat yang baik, sejauh mana kita bisa memimpin rakyat? Sejauh kita melayani dan menjadi hamba bagi rakyat, sejauh kita mau berkorban bagi rakyat, sejauh itu pula rakyat akan menganggap anda sebagai pemimpin. Tidak ada kunci yang lain.
Ketika rakyat mencemooh kita sebagai pemimpin, dimarahi rakyat, itu adalah hal yang lumrah, itu adalah kewajiban kita, karakter kita untuk dimarahi, dicemooh, karena kita adalah pelayan masyarakat, pelayan rakyat. Komitmen pemimpin yang melayani adalah untuk melayani rakyat, jika kita memang meletakkan diri menjadi pelayan rakyat, kita akan siap menerima segala macam cemoohan dan kemarahan, dan ini bukanlah hal yang mudah, namun itulah karakter pemimpin yang melayani, yang dimulai dari sikap hati yang ingin melayani dengan hati.
Salah satu ciri pemimpin yang melayani adalah mau mendengarkan dengan empati, mendengarkan bukan untuk menjawab melainkan mendengarkan untuk mengerti dan memahami lalu meresponnya dengan hati.
Ciri yang lain dari seorang pemimpin yang melayani, ia mampu menciptakan system pelayanan yang membuat rakyatnya menjadi change agent (Agen Perubah) untuk berjuang bersama bagi keberhasilan bersama dalam kelompok atau masyarakatnya.
II.4 BAGAIMANA MENJADI PEMIMPIN SEJATI
Kepemimpinan adalah sebuah keputusan dan lebih merupakan hasil dari proses perubahan karakter atau tranformasi internal dalam diri seseorang. Kepemimpinan bukanlah jabatan atau gelar, melainkan sebuah kelahiran dari proses panjang perubahan dalam diri seseorang. Ketika seseorang menemukan visi dan misi hidupnya, ketika terjadi kedamaian dalam diri (inner peace) dan membentuk bangunan karakter yang kokoh, ketika setiap ucapan dan tindakannya mulai memberikan pengaruh kepada lingkungannya, dan ketika keberadaannya mendorong perubahan dalam organisasinya, pada saat itulah seseorang lahir menjadi pemimpin sejati. Jadi pemimpin bukan sekedar gelar atau jabatan yang diberikan dari luar melainkan sesuatu yang tumbuh dan berkembang dari dalam diri seseorang. Kepemimpinan lahir dari proses internal (leadership from the inside out ).
Tips Menjadi Pemimpin Sejati
Tips pertama : KALAHKAN DIRI SENDIRI
Tips ini mungkin merupakan pondasi bagi segala jenis kesuksesan dengan dimulai dari hati diri sendiri dan tetapkan tujuan pada diri sendiri. Untuk dapat meraih kesuksesan tersebut kita harus dapat mengontrol atau mengendalikan pikiran kita sendiri dalam keadaan apapun.
Tips ke dua : BERI DULU, AMBIL BELAKANGAN
Tips ini akan membantu kita dalam membangun kepercayaan terhadap diri kita pada lingkungan tempat kita berada, ada 2 hal untuk menguasai hal ini yaitu :
a. Jangan pikirkan imbalan, pujian ataupun kekuasaan
b. Pahami cara pandangan mereka 
Tips ke tiga : JANGAN PERNAH BERPUTUS ASA
Untuk mengusai tips ini, tanamkan pada diri kita "Jangan pernah menyerah". Mengalahkan diri sendiri dan menumbuhkan rasa kepercayaan terhadap diri kita itu penting, tapi itu saja belum cukup. Suatu saat nanti tantangan-tantangan yang lebih berat dan lebih sulit untuk kita menerapkan tips-tips seperti diatas dalam kehidupan sehari-hari, tips ini yang akan membuat kita bertahan menghadapi tantangan-tantangan tersebut dan membuat kita menjadi lebih kuat.
Tips ke empat : AMBIL RESIKO DENGAN CERDAS
Ada 2 hal yang dapat membantu kita dalam menguasai hal ini yaitu :
a. Mantapkan Keyakinan
b. Hargai momen sebaik-baiknya
Tips ini merupakan hal penting yang memiliki pengaruh yang besar. Faktor ini bisa membuat kita melambung tinggi atau menjatuhkan ke dalam yang tak terkira, semua itu bagaikan sekejap mata agar tujuan kita tidak gagal, kita hanya butuh 'Kebijaksanaan'.
Tips ke lima : RAIHLAH KEMENANGAN SETIAP HARI
Pada tips ini kita tidak hanya perlu terus-menerus mencoba mengontrol pikiran kita atau berfikir, kita tidak bisa bersantai setelah sekali mengalahkan diri sendiri ataupun tips lainnya diatas tetapi kita harus mencoba untuk meraih kemenangan setiap hari dan "JADILAH PEMIMPIN SEJATI".
II.5 HUBUNGAN KEARIFAN LOKAL DENGAN KEPEMIMPINAN
Kearifan local yaitu spirit local genius yang disepadankan maknanya dengan pengetahuan, kecerdikan,kepandaian, keberilmuan, dan kebijaksanaan dalam pengambilan keputusan dan berkenaan dengan penyelesaian masalah yang relative pelik dan rumit.
Kehidupan manusia tidak lepas dari masalah. Serangkaian masalah tidaklah boleh didiamkan. Setiap masalah yang muncul haruslah diselesaikan. Dengan memiliki jiwa kepemimpinan, seseorang akan mampu menaggulangi setiap masalah yang muncul.
Manusia di besarkan masalah. Dalam kehidupan local masyarakat, setiap masalah yang muncul dapat ditanggulangi dengan kearifan local masyarakat setempat. Contohnya adalah masalah banjir yang di alami masyarakat di berbagai tempat. Khususnya di Bali, seringkali terjadi banjir di wilayah Kuta. Sebagai tempat tujuan wisata dunia tentu hal ini sangat tidak menguntungkan. Masalah ini haruslah segera ditangani. Dalam hal pembuatan drainase dan infrastruktur lainnya, diperlukan kematangan rencana agar pembangunan yang dilaksanakan tidak berdampak buruk. Terbukti, penanggulangan yang cepat dengan membuat gorong – gorong bisa menurunkan debit air yang meluber ke jalan.

BAB III
KESIMPULAN

III.1 KESIMPULAN
Karena untuk menjadi pemimpin bukan hanya berdasarkan suka satu sama lainnya, tetapi banyak faktor. Pemimpin yang berhasil hendaknya memiliki beberapa kriteria yang tergantung pada sudut pandang atau pendekatan yang digunakan, apakah itu kepribadiannya, keterampilan, bakat, sifat – sifatnya, atau kewenangannya yang dimiliki yang mana nantinya sangat berpengaruh terhadap teori maupun gaya kepemimpinan yang akan diterapkan.
Rahasia utama kepemimpinan adalah kekuatan terbesar seorang pemimpin bukan dari kekuasaanya, bukan kecerdasannya, tapi dari kekuatan pribadinya. Seorang pemimpin sejati selalu bekerja keras memperbaiki dirinya sebelum sibuk memperbaiki orang lain.

Source:

emperordeva.wordpress.com

rakhmatmalik.blogspot.com

tinutuanskaledo.wordpress.com

kepemimpinan-fisipuh.blogspot.com


FACEBOOK
an Exciting social networking

          If we talk about social networking, what comes to mind certainly is the ease in communication and information, also the ease of friends. Terms of social networking definetely no stranger for us, especially for the internet user. Along with the development of technology many social networking emerging today. For example, facebook. Facebook is more favorite social networking today. Facebook was created by Mark Zuckerberg. Facebook users in indonesia itself is quite a lot. What are the advantages of facebook??
          First facebook facilitate in making friends. If we want to looking for a friend, we just type a name, and then will showsome choice according the name that tou typeand we just klick it. If we confuse because we don't have a name to type, don't worry facebook also perparea friend suggested. So we just klick it to be our friend. Or we want to meet with our old friend but we don't have an address or phone number we can use facebook to search . On facebook we can make a friend with whoever.
          Beside that we can also make a group on facebook, which contains people who have the same passion and hobby. So we can share a story with people who have same passion with us. It was fun. Or we can make a group that contains people from same school or same class, so if we want to hang out just write on facebook. Easy right. Altough far we can still connect.
          And for those who own business, facebook also be used a means of promotion. Just upload the goods to be sold, write the specification and price of goods and also contact numbers. It's more effective to promoted our product than use a magazine or newspapaer to it. Not only that, we can also plays game on facebook, there will be lots of game on offer. We can also share photos to our friends. Also can make an application to be installed on facebook. Facebook can also be accessed via mobile phone, not only via computer.
          Altough there are a lot of facebook advantages, but facebook also have a disadvantages such as, not as free as friendster, can not change the background like in friendster. But it does not matter, because to make friend more easily through facebook.
          Finally, social networking is cool to create a refreshing especially if more bad mood. Nevertheless, we still have to be careful when playing in cyberspace. Because many crimes occur in cyberspace.